Sangatta Utara – Penampakan Buaya Sebuah video viral di media sosial menghebohkan warga setelah memperlihatkan penampakan seekor buaya di area Dermaga Pelabuhan Kenyamukan, Sangatta, Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.
Dalam video berdurasi singkat yang beredar,e sekor buaya berukuran sedang tampak mengambang dengan tenang di atas permukaan air laut, tepat di samping dermaga.
Informasi penemuan buaya ini pertama kali dibagikan oleh akun
Instagram pada hari Rabu (27/8/2025), dan dengan cepat menyebar luas di kalangan masyarakat setempat.
Hewan reptil tersebut terlihat santai tanpa melakukan perlawanan sedikit pun terhadap arus air.
Meski demikian, keberadaannya di area pelabuhan memicu kekhawatiran dan rasa penasaran dari warga sekitar.
Tak lama setelah terekam, buaya tersebut perlahan menyelam dan menghilang dari pandangan, meninggalkan jejak riak air.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di sekitar perairan atau pesisir pantai Sangatta.
Meskipun buaya dalam video tampak tidak agresif, hewan liar tetap memiliki naluri predator yang bisa berbahaya jika merasa terancam.
Baca Juga : Link Live Streaming Demo di DPRD Kaltim, Dishub Samarinda Pastikan Warga Bisa Pantau Lewat YouTube

Buaya merupakan reptil berukuran besar, hidup dalam lingkungan air.
Ukurannya bervariasi, dengan contoh terkecil memiliki panjang sekitar 1,7 meter dan berat sekitar 6-7 kilogram.
Sedangkan yang terbesar yang pernah terekam mencapai panjang 6,17 meter dan berat mencapai 907 kilogram.
Buaya dikenal sebagai hewan pemakan daging yang memiliki pendengaran sangat tajam.
Keistimewaan lainnya, buaya memiliki kemampuan pendengaran yang sangat akurat.
Buat menangkap mangsanya di dalam air, buaya memanfaatkan rahangnya dengan melancarkan gerakan moncong ke samping.
viral di media sosial menghebohkan warga setelah memperlihatkan penampakan seekor buaya di area Dermaga Pelabuhan Kenyamukan, Sangatta, Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.
sekor buaya berukuran sedang tampak mengambang dengan tenang di atas permukaan air laut, tepat di samping dermaga.
tanpa melakukan perlawanan sedikit pun terhadap arus air.
terutama mereka yang beraktivitas di sekitar perairan atau pesisir pantai Sangatta.
















