Latar Belakang Tradisi
Tradisi “menjemur siswa” biasanya dilakukan oleh beberapa sekolah saat kunjungan pejabat atau momen tertentu sebagai simbol penghormatan atau ritual penerimaan. Namun praktik ini sering menimbulkan pro dan kontra karena siswa harus terpapar sinar matahari langsung dalam waktu lama, yang berpotensi menimbulkan dehidrasi, kelelahan, hingga masalah kesehatan kulit.
Instruksi Prabowo
Menteri Pertahanan menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan siswa lebih penting daripada simbol penghormatan. Beberapa poin instruksi meliputi:
- Segera menghentikan praktik penjemuran siswa di seluruh sekolah yang berada di lingkungan militer maupun sipil;
- Mengganti tradisi dengan kegiatan simbolis yang aman dan edukatif;
- Meningkatkan kesadaran guru dan kepala sekolah mengenai dampak negatif tradisi tersebut;
- Melibatkan orang tua dan komite sekolah dalam membuat kebijakan perlindungan siswa.
Dukungan Sekolah dan Komunitas
Banyak sekolah menyatakan dukungan penuh terhadap instruksi ini. Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Jakarta, Budi Santoso, mengatakan:
“Kami sepenuhnya mendukung instruksi Pak Prabowo. Keselamatan siswa adalah prioritas utama, dan tradisi ini bisa diganti dengan kegiatan yang lebih aman dan kreatif.”
Selain itu, orang tua juga mengapresiasi keputusan ini karena mengurangi risiko kesehatan anak-anak. Forum Komunikasi Orang Tua Siswa (FKOS) menyatakan bahwa langkah ini meningkatkan rasa aman di lingkungan sekolah.
Alternatif Tradisi yang Aman
Beberapa alternatif yang diajukan untuk menggantikan tradisi lama meliputi:
- Kegiatan olahraga ringan atau senam bersama;
- Penyambutan simbolis dengan bendera atau spanduk;
- Pelibatan siswa dalam pertunjukan kesenian, musik, atau drama sekolah;
- Penggunaan teknologi, misalnya video greeting atau konferensi virtual dengan pejabat.
Efek Positif dari Penghentian Tradisi
Dihentikannya praktik ini memberikan beberapa manfaat nyata:
- Melindungi kesehatan fisik dan mental siswa;
- Meningkatkan citra sekolah sebagai lembaga pendidikan modern;
- Mendorong inovasi dalam kegiatan penyambutan tamu atau pejabat;
- Meningkatkan kesadaran guru dan siswa tentang hak-hak anak.
Baca Juga
- Nadiem Tunjuk Tom Lembong untuk Kasus Chromebook
- Ladang Rezeki Warga di Kolong Tol Becakayu
- Hak Anak — Wikipedia
Kategori: News, Pendidikan, Nasional, Sosial
Tags: Prabowo Subianto, Siswa, Sekolah, Tradisi, Perlindungan Anak, Indonesia




